
Sharing cerita, ilmu dan pengalaman saat bumi masih diselimuti oleh birunya langit ...
09 Juni 2009
the Unimagine Traffic

26 April 2009
Nonton 'skor' pertandingan bola.. (Live!!)
Buat yang belum tahu, tempatnya tuh ada di ->sini<-. Ini juga ada screenshotnya (*diambil tgl 26/4/09, pk.21:00):
selamat menikmati :) ...(*persiapkan jantung anda D))
24 April 2009
Tips sebelum anda 'titip absen'
Buat yang belum kuliah ato belum pernah melakukan titip absen, saya sarankan tidak usah membaca tulisan di bawah ini. Di sini saya bukan bermaksud menakut-nakutin para pembaca sekalian, akan tetapi inilah realita di dunia perkuliahan kita di Indonesia.
Tips-tips sebelum titip absen:
(*tips-tips di bawah ini berlaku bagi orang yang menitipkan dan dititipkan absen)
- Persiapkan 'jantung' anda, karena tindakan yang akan anda lakukan sangat beresiko untuk ketahuan. Sampai saat ini sudah banyak cara yang bisa digunakan untuk mengecek pelanggaran akademis dengan tipe seperti ini, dan sudah banyak korban akibat ketahuan melakukan titip absen. Jika anda ketahuan melakukan titip absen anda bisa terancam sanksi akademis mulai dari tidak lulus mata kuliah yang bersangkutan sampai akhirnya dikeluarkan. Walau tidak ada penelitian yang menunjukkan jumlah korban yang terkena sakit jantung karena ketahuan titip absen, saya sarankan anda persiapkan 'jantung' anda sebelum melakukannya. Jika anda ragu akan kesehatan jantung anda, saya sarankan urungkan niat anda untuk melakukan titip absen.
- Persiapkan 'mental (dan fisik)' anda, karena sekali lagi tindakan yang akan anda lakukan sangat beresiko untuk ketahuan. Sekali lagi saya katakan, sampai saat ini sudah banyak cara yang bisa digunakan untuk mengecek tindakan titip absen ini. Jika anda melakukan titip absen selain mendapat sanksi akademis, anda juga terancam mendapat sanksi non-fisik yang bentuknya beragam, seperti: di-blacklist dosen, dijauhi teman, dimarahi orang tua, trauma karena ketahuan, dsb. Bahkan di beberapa tempat hukuman fisik pun dilegalkan, seperti; menulis surat pernyataan beribu2 kali, disuruh membersihkan wc, dll. Jika 'mental (dan fisik)' anda tidak dipersiapkan untuk menghadapi hal tersebut, sebaiknya urungkan niat anda sebelum melakukan titip absen.
- Jangan lupa 'berdoa kepada Tuhan Yang Maha Esa'. Untuk sekian kalinya saya katakan bahwa tindakan yang akan anda lakukan sangat beresiko untuk ketahuan, dan sampai saat ini sudah banyak cara yang bisa digunakan untuk mengecek tindakan titip absen ini. Setelah anda yakin kesehatan jantung dan mental anda siap menghadapi berbagai resiko yang ada, tips selanjutnya adalah; sebelum titip absen jangan lupa untuk berdoa kepada Tuhan YME agar anda selalu dilindungi dan diberikan pencerahan tentang tindakan yang akan anda lakukan sehingga akhirnya anda sadar bahwa tindakan yang akan anda lakukan itu 'salah' dan anda menjadi tidak melakukannya.
"Tidak ada yang salah ketika kita berusaha untuk berbuat jujur. Bahkan dengan kejujuran, kita bisa melihat kekurangan dan kelebihan pada diri kita sendiri."
16 April 2009
Catatan Pemilu Indonesia 2009 (part 1)
Banyaknya jumlah partai politik (*38 pertai) dan calon legislatif (*dari DPR, DPRD, DPD, .. jumlahnya ratusan deh..) terus terang sangat membingungkan. Bukannya belajar dari pemilu 2004 (*yang notabene juga diikuti banyak parpol dan caleg2), pemilu tahun 2009 ini malah makin banyak parpol yang tidak jelas asal-usul dan visi-misinya. Tapi tampaknya tidak hanya aku yang kebingungan, dari obrolan warga di sekitarku, ternyata mereka pun tidak mengenal semua partai dan para calon yang ada. Nah lho, jangan2 calegnya juga gak 'kenal' sama warga sekitarnya. Lucu yah :D padahal mereka itu kan yang nantinya akan mewakili masyarakat di DPR, berjuang demi kepentingan rakyat. Klo caleg2nya aja gak dikenal, lha trus mereka itu sebenarnya mau mewakili siapa? jangan2 hanya mewakili pihak2 tertentu saja, yang ujung2nya korbannya lagi2 masyarakat kecil, weleh2..
Sekarang sudah hampir 1 minggu berlalu sejak pemilu legislatif. Berbagai hasil quick-count dari lembaga-lembaga survei (*yang katanya independen) telah dipublikasikan, sebagian besar menghasilkan perhitungan dengan kemenangan partai Demokrat (20.xx %), disusul partai Golkar dan PDI-P. Hasil real-count sementara dari KPU pun telah keluar, dengan hasil yang tak jauh berbeda dari hasil quick-count. Menurut saya pun, tak salah jika masyarakat tetap mendukung pemerintahan sekarang dan ingin melanjutkannya 5 tahun ke depan. Walaupun masih terdapat kekurangan, tapi pemerintahan sekarang mampu menjaga stabilitas baik ekonomi maupun keamanan nasional. Maka tak heran jika pemerintahan sekarang mampu menjalankan pemerintahan hingga masa jabatan 5 tahun berakhir. Akan tetapi diantara pihak-pihak yang bersukacita, pastilah ada pihak-pihak yang tidak puas akan hasil pemilu kali ini, umumnya mereka berasal dari parpol dan caleg yang kecewa karena perolehan suaranya tidak sesuai harapan. Parahnya, bukannya melakukan introspeksi diri dan mendukung jalannya pemilu selanjutnya, mereka malah mencari-cari alasan atau pihak lain sebagai kambing hitamnya, mulai dari isu adanya indikasi kecurangan, politik uang, sampai kebijakan dan ketidaksiapan KPU sebagai panitia pemilu.
Harus diakui memang, kinerja KPU pada pemilu 2009 tidak lebih baik dibandingkan dengan pendahulunya. Masalah-masalah yang muncul mulai dari daftar pemilih yang kurang akurat, distribusi logistik pemilu yang lambat, hingga teknis pelaksanaan pemilu yang berantakan (*di beberapa daerah..) hampir sama dengan yang terjadi pada pemilu 2004. Bahkan pemilu sekarang diwarnai pula dengan kejadian 'pertukaran' kertas suara antar daerah. Jelas hal-hal seperti ini menambah bingung warga yang akan menggunakan hak pilihnya. Tak hanya warga, bahkan panitia KPPS di beberapa daerah pun banyak yang merasa kebingungan dengan banyaknya masalah yang terjadi. Saya akui memang menjadi panitia pemilu memang sulit (*udah pengalaman jadi ketua pemilu di unit kemahasiswaan, ternyata gak jauh beda masalahnya -.-), tapi saya rasa seharusnya kesalahan yang lalu tidak perlu diulangi lagi, sehingga pelaksanaan pemilu 2009 dapat lebih baik dari pemilu 2004. Lalu mengapa pemilu sekarang bermasalah lagi? Apakah KPU sekarang yang tidak kompeten, atau memang tidak adanya dukungan/kerjasama dari berbagai pihak pada KPU??? (*masih tanda tanya...)
Tidak adil rasanya jika setiap permasalahan yang terjadi pada pemilu menjadi tanggung jawab KPU saja. ...
... (bersambung)
30 Maret 2009
Merayakan Hari Raya Nyepi (... di kos)
Seperti tahun-tahun sebelumnya, setelah sembahyang menyambut Hari Raya Nyepi, saya memutuskan untuk berpuasa selama 24 jam, selain melaksanakan tapa brata penyepian tentunya. Dimulai pada pukul 00.00 (tgl 26-3-2009) sampai dengan pk 00.00 (tgl 27-3-2009). Awalnya proses penyepian berjalan dengan baik. Dimulai dengan bangun tidur, mandi pagi, lalu berdiam diri di kamar, melewati fasa-fasa bangun->tidur->bangun->tidur lagi->bangun lagi-> ... dst. Tetapi karena terdesak oleh target kelulusan mata kuliah 'a' tsb, maka saya pun melanggar sedikit aturan penyepian yaitu -> belajar. Tapi saya sadar belajar saat puasa pasti tidak semudah biasanya. Dan benar, beberapa menit kemudian, siklus bangun<->tidur terulang lagi x(. Karena tidak konsentrasi belajar di saat lapar, maka diputuskanlah bahwa seharian itu saya akan tidur saja, kemudian belajar malam harinya setelah buka puasa. Akan tetapi ternyata kejadian tak terduga terjadi di detik pertama hari yang baru.
TENG!! Jam di kamar menunjukkan pukul 23.40, saya mulai persiapan buka puasa. Memasak air, untuk dicampur dengan susu coklat dan diproses untuk memasak mie. Seperti biasa (anak kos2an) persediaan makanan seperti mie, susu sachet, snck kering, dsb. seharusnya selalu tersedia di gudang kamar. Sayangnya stok gudang makanan saya sedang menipis, malam itu, persedian yang kumiliki tinggal satu buah indomie goreng kriuk pedas, satu sachet milo coklat, dan 300ml air putih. ... Setelah dipikirkan masak2 daripada saya gak bisa tidur & gak bisa belajar karena kelaparan. Maka lebih baik saya makan mie (walaupun pedas, ya bisalah minum air keran). Dan akhirnya saya masak mie tersebut, dengan minum coklat panas + 300ml air putih. ... dan akibatnya -> kenyang setelah makan hanya terasa 10 menit di perut, sisanya malah sakit gara2 perut yg kosong tiba2 diisi makanan yang pedas x(. Bukannya belajar, malah jadi ngurus perut yg sakit... Huuh.. setelah banyak2 minum air dari keran (waktu itu berharap aja gak ada tambahan protein dari air tsb yang masuk ke perut..) akhirnya sakit perut mereda.. dan saya pun bisa tidur.. :D
Yah, terlepas dari hasil kuis 'a' yang jelek (amat teramat jelek), syukurlah saya masih bisa menikmati hari pertama di tahun baru saka ini dengan kepala tegak. Semoga awal yang buruk di tahun ini tidak berimplikasi buruk pada hari-hari berikutnya :D . Dan pesan-pesan buat yang lain, (1). Selalu perhatikan stok makanan di 'gudang', jika sudah menipis segera isi ulang dengan makanan & minuman yang sehat, (2) jangan makan makanan yg pedas segera setelah bangun tidur atau puasa, (3) rajin2lah belajar dan berdoa sebelum kuis, supaya soalnya mudah, dan bisa dikerjakan :D ..
21 Maret 2009
Membuat Remote Notebook dengan HP (Nokia 5300)
Pertama-tama saya jelaskan spesifikasi HP dan notebook yang saya gunakan. Pada kejadian tadi, saya menggunakan:
- HP Nokia 5300 XpressMusic Black Edition.
- Notebook Compaq Presario V3969, dengan sistem operasi Windows Vista (*asli lho)
- dan tentunya sinyal bluetooth (*yang ini sayang gak bisa dilihat)
- buka jendela 'Bluetooth Devices': Pilih Start-> Control Panel -> Bluetooth Devices
- pada tab 'Devices', klik tombol 'Add'
- pada jendela selanjutnya, jangan lupa contreng kolom My device is set up and ready to found. Klik 'Next'.
- sekarang dimulai proses pencarian device HP dari notebook. Setelah pencarian selesai dan device HP ditemukan, pilih device HP dan klik 'Next'.
- pada jendela selanjutnya ada option passkey, bila ingin membuat passkey sendiri pilih option 3 dan masukkan passkey yang diinginkan. Pada contoh ini passkeynya adalah '1234'
- Klik 'Next'. (*biasanya setelah tombol 'Next' ditekan, pada HP muncul suatu autentifikasi yang memberitahukan bahwa ada device yang ingin terhubung dengan HP, dan kita diminta memasukkan passkey. Jika demikian, masukkan passkey tadi '1234')
- Selesai.
- Buka jendela 'Bluetooh Settings': Pilih Menu -> Settings -> Connectivity -> Bluetooth
- pada jendela Bluetooth Settings, pilih 'Search audio enhancement'
- sekarang dimulai proses pencarian service audio enhancement pada device lain (*pada kasus ini notebook) dari HP. Setelah pencarian selesai dan device notebook ditemukan, pilih device tersebut dan klik 'Select'.
- Setelah klik 'Select', jika diminta autentifikasi pada notebook, tuliskan passkey '1234' yang kita tentukan tadi.
Penjelasan singkat terhadap proses yang berjalan disini yaitu: saat kita menjalankan file audio pada HP, maka HP kita akan mengirimkan data audio (suara) tersebut ke notebook menggunakan sinyal bluetooth, kemudian notebook kita akan menterjemahkan data audio menjadi audio (suara) asli yang dikeluarkan melalui speaker notebook. Dengan kata lain kita menjalankan file audio pada HP untuk dikeluarkan pada notebook. Kalau dianalogikan seperti mengontrol hometheater menggunakan remote dari HP. Waw.. asik kan :D
Hehehe.. sekian dulu deh. Saya mau menikmati 'alat' yang baru ini dulu :D
Bye. @Gde Ari Prima
18 Maret 2009
Selamat Hari Raya Galungan
Tanggal 18 Maret 2009, bangun pagi-pagi, ternyata dimulai sudah musim panas (a.ka: kemarau) di daerah bandung dan sekitarnya. Ditandai dengan sinar matahari yang menyengat pun menyilaukan. Tapi itu bukanlah suatu pertanda buruk, mungkin memang sudah saatnya bandung merasakan hangatnya mentari. Seperti halnya kemenangan dharma atas adharma yang kita (umat Hindu) rayakan pada hari ini. Maka dari itu, kami segenap bagian dari jiwa, raga dan pikiran tubuh ini mengucapkan,
== _..//.._ ============== _..**.._ ==
== q* ^ ^ *p ============ q* o o *p ==
===(=o=) ============== (=,==) ==
== /^\/^\ ============== /^\/^\ ==
== ()=0=() ============= ()=0=() ==
== ( =|= ) ======== ====== / / | \ \ ==
== (_ ) ( _) ============= (_) (_) ==
==================================
---------------------------------------------------------
========"SELAMAT HARI RAYA GALUNGAN"========
============================================
Dengan hari raya ini, kami berharap:
- Semoga sinar terang dharma menyertai kuliah-kuliah dan pembuatan Tugas Akhir, sehingga semua berjalan dengan lancar dan berakhir dengan baik.
- Semoga dengan dharma, kampanye dan pemilu Indonesia 2009 berjalan dengan lancar dan menghasilkan pemimpin yang dapat memahami kepentingan rakyat khususnya mahasiswa, baik yang sudah maupun belum lulus.
- Semoga kemenangan ini membawa harapan baru dan prospek yang baik dalam kehidupan umat manusia di masa yang akan datang.
- Semoga dengan perayaan Galungan ini, semakin banyak orang jahat yang sadar dan bertobat menjadi orang baik, sehingga membawa dunia ini pada kedamaian abadi.
- Semoga semua umat manusia di bumi dapat memaknai kemenangan dharma (kebaikan) atas adharma (ketidakbaikan) dengan pikiran yang bersih dan tenang.
- Semoga Ida Sang Hyang Widhi selalu memberikan rahmat dan perlindungannya kepada kita semua, dan selalu menuntun kita dalam jalan dharma.
- ... (*silakan isi harapan kalian sendiri, .. di comment aja yah :P)
12 Maret 2009
Tips Menghemat Listrik untuk Peralatan Rumah Tangga (2)
KULKAS (LEMARI ES)
- Lemari es yang sudah tua akan menurun efisiensinya sehingga boros listrik.
- Pilih lemari es dengan kapasitas yang sesuai, dan isilah lemari es secukupnya.
- Pastikan pintu lemari es tertutup rapat, agar dinginnya tidak keluar.
- Atur suhu pendingin dalam posisi normal, karena semakin rendah suhu pendingin maka semakin memboroskan listrik.
- Hindari memasukkan makanan/minuman yang masih panas dan jauhkan lemari es dari sumber panas.
- Gunakan magicjar untuk menghangatkan nasi beberapa saat sebelum makan.
- Hindari memanaskan nasi yang tinggal sedikit dalam waktu lama.
- Masaklah nasi menggunakan kompor gas atau gunakan ricecooker.
- Jika memungkinkan, hindari penggunaan magicjar.
- Gunakan mesin cuci dengan efektif dan efisien, sesuai kapasitas maksimalnya.
- Gunakan fasilitas pengering jika mendesak, karena memboroskan listrik. Gunakan sinar matahari sebagai pengering alami.
- Gunakan tangki penampungan air dan nyalakan pompa saat air dalam tangki sudah habis.
- Akan lebih baik jika menggunakan sistem kontrol otomatis atau pelampung pemutus arus otomatis.
- Hindari bolak-balik “menghidupkan-mematikan” mesin pompa, karena memboroskan listrik.
- Setting temperatur maksimal 1200, pada suhu tsb air telah mendidih.
- Pastikan isolasi pemanas tidak bocor, agar panas tidak terbuang ke udara.
- Bersihkan secara berkala endapan dalam tabung dengan mengalirkan air, agar tidak menghambat panas.
- Pilih daya PK yang sesuai kebutuhan/luas ruangan.
- Pilih AC dengan watt kecil yang memiliki daya PK yang besar, atau EER (efficiency energy ratio) yang tinggi.
- Tutup pintu dan jendela, jika AC digunakan.
- Atur suhu dalam kondisi normal, semakin dingin semakin boros listrik.
- Matikan AC jika tidak digunakan.
- Bersihkan AC secara berkala.
- Desain rumah/gedung dengan jendela dan ventilasi yang cukup agar sinar matahari dan udara segar mudah masuk, untuk mengurangi lampu dan pendingin ruangan di siang hari.
- Tanam pepohonan sebagai pelindung panas dan penyejuk udara.
- Bentuk plafon ruangan yang tinggi untuk mempermudah sirkulasi udara.
- Buat cat dinding dengan warna yang cerah dan terang.
Tips Menghemat Listrik untuk Peralatan Rumah Tangga (1)
KOMPUTER
- Gunakan wallpaper warna hitam/gelap.
- Hindari penggunaan screen saver yang terlalu lama, karena membuat layar monitor selalu aktif.
- Atur power setting agar off secara otomatis, jika tidak digunakan untuk selang waktu tertentu.
- Matikan komputer jika tidak digunakan.
- Gunakan “lampu hemat energi” (LHE).
- Matikan lampu jika tidak digunakan.
- Gunakan balast elektronik dan pasang kondensator untuk jenis lampu TL(neon).
- Nyalakan saat benar-benar dibutuhkan, saat gelap atau butuh penerangan.
- Bersihkan lampu & rumah lampu dari debu yang dapat mengurangi penerangan.
- Pilihlah seterika listrik yang menggunakan sistem pengatur panas otomatis.
- Saat menyeterika, atur tingkat panas yang diperlukan sesuai bahan yang akan diseterika.
- Hindari bolak-balik “mencabut-mencolokan” seterikaan ke sumber listrik.
- Bersihkan bagian bawah seterikaan dari kerak, karena dapat menghambat panas.
- Matikan (cabut) seterikaan jika tidak digunakan.
- Gunakan hanya untuk air panas, untuk air dingin gunakan kulkas karena pemakaian kulkas akan lebih efisien.
- Jika memiliki pemanas air elektrik, lebih baik gunakan pemanas tersebut karena lebih efisien.
- Matikan listrik dispenser jika tidak digunakan.
- Sedapat mungkin gunakan tempat air yang tidak menggunakan listrik.
18 Februari 2009
Synchronous Digital Hierarchy (SDH)
SDH (Synchronous Digital Hierarchy) adalah suatu standar internasional (protocol) sistem transport pada telekomunikasi berkecepatan tinggi melalui jaringan optik/elektrik, yang dapat mengirimkan sinyal digital dalam kapasitas yang beragam. Di Amerika, SDH juga dikenal dengan sebutan SONET (Synchronous Optical Network). SDH disusun kira-kira tahun 1990 dan menjadi temuan yang revolusioner dalam bidang telekomunikasi berbasis fiber optik karena kelebihan kemampuan dan biayanya.
Dalam transmisi telepon digital, ‘synchronous’ berarti bit-bit dari satu panggilan, akan dibawa dalam satu frame transmisi. Dengan kata lain masing-masing koneksi memiliki bit rate dan delay yang konstan. Sebagai contoh, jaringan SDH memungkinkan beberapa Internet Service Provider (ISP) menggunakan satu fiber optik secara bersama-sama, tanpa terganggu oleh trafic data masing-masing dan adanya tindakan saling curi kapasitas antar ISP. Hanya bilangan-bilangan integer tertentu berkelipatan 64 kbit/s yang dapat digunakan dalam SDH.
Sebelum adanya SDH, awal 1970an, sistem telekomunikasi digital menggunakan metode PCM (Pulse Code Modulation). Lalu awal tahun 1980an sistem digital menjadi semakin besar dan kompleks, banyak fitur-fitur baru yang tidak mampu didukung oleh sistem yang lama. Salah satu yang utama adalah multiplexing tingkat tinggi (high order) dengan bit rate 140 Mbps hingga 565 Mbps di Eropa. Masalahnya yaitu harga bandwitdh dan device digital saat itu sangat mahal. Sebagai solusi dibuatlah suatu teknik multiplexing yang memungkinkan untuk menyatukan data-data secara non synchronous, dan dinamakan Plesiochronous Digital Hierarchy (PDH). Plesiochronous artinya hampir synchronous, karena bit-bit pada satu frame dapat berasal dari koneksi yang berbeda-beda.
Walaupun saat itu PDH menjadi solusi, namun PDH memiliki banyak kelemahan, diantaranya:
- Format digital PDH berbeda-beda tergantung region, contoh: format PDH di Eropa berbeda dengan format PDH di Amerika atau Jepang.
- Tidak kompatible dengan interface yang multivendor, contoh: interface PDH di Eropa (E1) tidak kompatibel dengan interface PDH di Amerika atau Jepang.
- Struktur multiplexing yang tidak synchronous dan kaku (rigid).
- Topologi berbentuk linear (bus), kurang fleksibel dan tidak ada alternative routing (manual).
- Kemampuan manajemen yang terbatas.
- Format digital SDH sama di seluruh dunia.
- Kompatible dengan interface yang multivendor.
- Struktur multiplexing yang synchronous dan flexibel.
- Kemudahan dan efisiensi traffic pada koneksi add-and-drop dan cross-connect
- Kemampuan manajemen yang lebih powerful.
- Topologi berbentuk ring, fleksibel dan memiliki kemampuan self-healing rings dengan menggunakan alternative routing.
- Kompatible dengan jaringan sebelumnya (PDH) dan jaringan masa depan (B-ISDN, dsb).
Akan tetapi, metode SDH pun memiliki kelemahan. Kemapuan multiplexing SDH yang flexibel dan kompatible dengan interace multivendor, menyebabkan jumlah interface yang terhubung pada SDH jauh lebih banyak dan beragam dibandingkan pada PDH. Ditambah lagi pada sistem SDH terdapat koneksi add-and-drop dan cross-connect yang memungkinkan kanal-kanal berbeda kapasitas dijadikan satu multiplexing. Keadaan ini tentunya membuat sistem manajemen jaringan SDH jauh lebih rumit dibandingkan PDH. Selain itu, dari segi cost, komponen SDH lebih mahal dibanding komponen PDH.
Saat ini di Indonesia pun, metode SDH sudah banyak digunakan menggantikan PDH. Akan tetapi tidak semuanya diganti. Beberapa jaringan PDH masih ada dan digunakan untuk mendukung jaringan SDH.
...
(Dari berbagai sumber)
17 Februari 2009
The Philosophy of Kamasutra
Untuk memahami latar belakang penyusunan Kamasutra oleh Vatsyayana, kita boleh menoleh sebentar ke Swiss atau salah satu negara di Skandinavia. Inilah negara paling makmur di dunia, jauh lebih sejahtera dari Amerika Serikat. Namun, tingkat kematiannya akibat bunuh diri pun jauh berada di atas Amerika Serikat, dan tertinggi di Eropa. Kenapa? Ketika seorang gadis asal Swiss diwawancarai oleh CNN, ia mengaku, “Kehidupan sebagaimana kita jalani saat ini sudah kehilangan makna. Untuk apa hidup?” Tidak ada tantangan. Segalanya sudah tersedia, baik oleh orangtua maupun negara. Mau apa lagi?
Saat itu, di zaman Vatsyayana, muda-mudi Bhaarat pun menghadapi dilema serupa. Maka mereka melarikan diri dari masyarakat. Mereka menjadi petapa, menjadi biku. Keseimbangan sosial pun kacau. Jumlah penduduk yang berusia lanjut dan sudah tidak produktif melebihi jumlah mereka yang masih muda dan produktif. Keadaan serupa saat ini dihadapi oleh tetangga kita, Singapura.
Di tengah keadaan seperti itu, Vatsyayana mengingatkan zamannya bahwa “Manusia Dapat Memberi Makna pada Hidupnya”. Tidak perlu mencari makna kemana-mana, karena makna ada di mana-mana. Maka lahirlah sebuah falsafah, bukan filsafat yang kering, cara hidup yang penuh lembap. Falsafah kamasutra: HIDUP PENUH MAKNA
Namun, kita harus menemukannya! Persis seperti mentega atau krim di dalam susu - sudah ada namun tidak terlihat. Susu harus diproses untuk mendapatkan krim atau mentega di dalamnya, dan proses inilah kehidupan.
"Susu di dalam cawan Anda berasal dari seekor sapi. Susu di dalam cawan saya pun berasal dari seekor sapi. Lain sumber Anda (sapi Anda), lain pula sumber saya (sapi saya). Namun, susu yang kita miliki sama, sama-sama bergizi dan memiliki khasiat yang sama pula. Untuk memperoleh mentega, kita pun harus sama-sama mengolahnya. Walau cara kita bisa beda, hasilnya akan sama lagi."Berdasarkan perumpamaan itu, Vatsyayana mengajak kita untuk mengenali diri, untuk menemukan jati diri atau pusat di dalam diri - the centerpoint. Banyak cara untuk menemukan jati diri. Namun, ada empat upaya utama. Setiap upaya mewakili satu sudut, satu sisi kehidupan, yang barangkali berseberangan tetapi dapat dipertemukan.
Pertama adalah kama (keinginan) - keinginan kuat, tunggal, untuk menemukan jati diri. Sementara ini keinginan kita masih bercabang. Terdorong oleh hawa nafsu, kita dapat menginginkan apa saja. Perlahan, tanpa memaksa, kita harus mengarahkan keinginan itu kepada diri sendiri. Dari sekian banyak keinginan, kita menjadikannya satu keinginan; keinginan untuk menemukan jati diri.
Kedua adalah artha, biasa diterjemahkan sebagai harta. Sesungguhnya, artha juga berarti “makna” atau “arti”. Temukan makna hidup! Adakah uang atau harta itu yang memberi makna pada hidup kita? Bila ya, berhati-hatilah. Sebab, apa yang kita miliki saat ini tak mungkin kita miliki selamanya. Jangankan uang, anggota keluarga pun pada suatu ketika akan meninggalkan kita, atau sebaliknya. Bila terlalu percaya pada “kepemilikan” kita, maka hidup bisa menjadi sangat tidak berarti ketika apa yang saat ini masih kita miliki, tidak lagi menjadi milik kita.
Berusahalah untuk menemukan makna lain bagi hidup kita. Barangkali itu “kebahagiaan” yang kita peroleh saat kita berbagi kebahagiaan. Tidak berarti kita tidak boleh mencari uang. Silakan mencari uang, menabung, menjadi kaya-raya, tetapi janganlah mempercayai harta kekayaan kita. Kita pasti kecewa karena apa yang kita miliki hari ini, belum tentu masih kita miliki esok pagi.
Ketiga adalah dharma, kebajikan. Dalam bahasa sufi disebut syariat - pedoman perilaku. Pedoman perilaku berdasarkan kesadaran, itulah dharma. Jangan berbuat baik hanya karena kita dijanjikan sebuah kapling di surga. Itu bukan kebajikan, tapi perdagangan belaka - jual-beli. Berbuatlah baik karena kebaikan itu baik. Berbuatlah baik karena diri kita baik. Berbuatlah baik karena kita sadar. Orang yang berada pada jalur dharma tidak perlu dipaksa, diiming-imingi, juga tidak perlu diintimidasi, diteror, atau dipaksa untuk berbuat baik. Ia akan selalu berusaha untuk berbuat baik karena sadar!
Keempat adalah moksha, kebebasan mutlak. Kebebasan mutlak berarti “kebebasan dari" sekaligus “kebebasan untuk”. Kita bebas dari penjajahan, dan mestinya kita juga bebas untuk berpendapat. Namun, ada rambu-rambu yang perlu ditaati, diperhatikan, dan tidak dilanggar. Kenapa ada rambu-rambu? Sebab, kita belum cukup sadar menggunakan “kebebasan untuk” dengan penuh tanggung jawab. Barangkali memang karena itu, atau barangkali ada pihak-pihak yang merasa akan dirugikan, bila kita meraih “kebebasan untuk”.
Lewat Kamasutra, Vatsyayana, sang Begawan, hendak membebaskan kita dari perbudakan, dan belenggu yang menjerat. Tuhan bukanlah yang menciptakan belenggu-belenggu itu, tapi masyarakatlah penciptanya. Nilai-nilai yang mendasari suatu masyarakat semuanya dapat berubah. Tidak ada yang baku.
Vatsyayana mengajak kita untuk sepenuhnya menerima perubahan dan ikut berubah. Dalam bahasa modern, inilah yang disebut Adequency Quotient - kemampuan untuk bertindak sesuai dengan tuntutan zaman, waktu, keadaan, budaya lokal, dan sebagainya. Vatsyayana tidak percaya pada Intellectual Quotient, Emotional Quotient, Spiritual Quotient atau gabungan kedua atau ketiganya. Ia menerima semuanya dan tidak berhenti pada ketiganya itu saja. Ia pun menerima segala aspek kehidupan manusia, termasuk seks - dan lahirlah Kamasutra sebagaimana dipahami oleh Vatsyayana.
Kama, artha, dharma; dan moksha harus bertemu, dan titik temu keempat upaya itulah tujuan hidup, itulah jati diri kita! Titik temu itu adalah antara pasangan yang berseberangan. Janganlah mempertemukan kama dengan artha, karena kedua titik itu masih segaris. Pertemuan antara kama dan artha itulah yang selama ini terjadi - kita hanya berkeinginan untuk mengumpulkan uang, mencari keuntungan, dan menambah kepemilikan, entah itu berupa benda-benda yang bergerak atau tak bergerak.
Kama harus bertemu dengan moksha, itulah titik di seberangnya. Berkeinginanlah untuk meraih kebebasan mutlak. Kemudian artha harus bertemu dengan dharma - carilah harta sehingga Anda dapat berbuat baik, dapat berbagi dengan mereka yang berkurangan. Berikan makna kepada hidup Anda dengan berbagi kebahagiaan, keceriaan, kedamaian, dan kasih.
Namun, selama ini kita menggabungkan dharma dengan moksha. Berbuat baik, beramal saleh, untuk meraih kebebasan. Kemudian kebebasan pun kita terjemahkan sebagal keselamatan bagi diri, jiwa, atau sebuah kapling di surga. Bebas dari api neraka, itulah definisi kita tentang kebebasan. Bebas dari penderitaan, entah fisik, mental, emosional atau apa yang kita anggap rohani. Itu saja.
Padahal, roh atau batin melampaui suka dan duka. Roh atau batin adalah napas-Nya yang ditiupkan-Nya ke dalam “apa yang kita sebut diri kita”. Penderitaan fisik, mental, maupun emosional semata-mata karena kita tidak mau menerima perubahan. Setelah digunakan selama puluhan tahun, kendaraan bernama badan sudah pasti mengalami kerusakan. ltu wajar dan normal. Terimalah kewajaran itu.
...
Itulah tujuan Vatsyayana ketika menyusun kembali teks teks kuno dan memilih apa saja yang masih relevan di zamannya, kemudian disebutnya Kamasutra. Sebab itu, Vatsyayana juga tidak berpretensi bahwa apa yang ditulisnya itu berlaku sepanjang masa. Bahkan untuk masanya sendiri.
Di akhir tulisannya, ia pun mengingatkan para pembaca, “Yang penting adalah praktik, bagaimana kau melakoni semua ini. Setelah dipelajari, buku ini pun harus kau buang. ... Terjemahkan apa yang telah kau pelajari dalam hidup sehari-hari .“
Barangkali, dialah penulis “kitab suci” yang tidak memiliki beban ego. Ia berasal dari wilayah peradaban Sindhu, Hindu, Indies, India, Indo, Hindia - wilayah kita semua. Sayang sekali, hanya sebagian kecil di antara kita yang masih memiliki rasa bangga terhadap budaya asal kita. Budaya yang melahirkan Vatsyayana, Mpu Tantular, Sukarno, dan Romo Mangun. Budaya yang melahirkan para pemikir dan negarawan seperti Ki Hajar Dewantara, Syahrir, M. Hatta, Moh. Natsir, dan Kasimo. Budaya yang sudah ada sebelum lahirnya agama-agama.
Dari budaya asal itu pula yang masih dipahami di zaman La Galigo, Bundo Kanduang, Ronggowarsito, dan Mangkunagoro - kita memperoleh cara untuk meniti jalan ke dalam diri, untuk menemukan jati diri. Vatsyayana menyebutnya samadhi - keseimbangan yang diperoleh lewat dhyana, hidup berkesadaran.
Orang Jawa zaman dahulu menyebutnya sembah rasa. Para Sufi menyebutnya muraqibah yang diperoleh dengan ber-tafakkur. Dalam bahasa modern, meditasi. Meditasi bukan dalam pengertian “duduk diam” atau “mendiam-diamkan diri selama beberapa lama”, “menyepi”, dan sebagainya. Namun, “menjadi diam” - setelah hewan di dalam diri kita berhasil dijinakkan. Meditasi juga bukan doa. Ketika kita bendoa, kita berbicara dengan Tuhan, Allah, atau apa pun sebutan Anda bagi Kekuatan Tunggal Yang Satu Itu. Dalam meditasi, kita berhenti berbicara. Kita mendengarkan suara-Nya.
...
(dikutip dari tulisan Anand Krishna di http://community.kompas.com/read/artikel/1009)
05 Februari 2009
Selamatkan artefak budaya Indonesia!
From: luc_leroy07Jadi, dibantu ya temen-teman. Hitung-hitung kita ikut melestarikan dan menyelamatkan budaya nenek moyang bangsa kita sendiri. Heheheee...
To: Creative_circle_ ind@yahoogroups. com
Sent: Monday, August 4, 2008 2:04:10 PM
Subject: [Creative_circle_ ind] 64% PERCURIAN ARTEFAK BUDAYA INDONESIA DILAKUKAN OLEH PEMERINTAH MALAYSIA
Indonesia merupakan negara yang sangat luas dan terdiri atas pulau-pulau. Ada begitu banyak suku dan adat istiadat di Indonesia. Latar belakang ini melahirkan keragaman yang luar biasa. Ada ribuan, atau mungkin jutaan artefak budaya yang tersimpan di bumi pertiwi, mulai dari tarian, ornamen, motif kain, alat musik, cerita rakyat, musik dan lagu, makanan dan minuman, seni Pertunjukan, produk arsitektur, dan lain sebagainya. Ini merupakan sebuah kekayaan luar biasa yang telah diberikan oleh Tuhan Yang Maha Esa ke Negara Indonesia.
Saat ini, kita hidup di era globalisasi yang sarat atas persaingan yang tinggi. Di babak ini, inovasi menjadi "bahan bakar" pertumbuhan ekonomi. Tingginya tingkat persaingan mengakibatkan ekonomi global harus terus bergerak mencari inovasi-inovasi baru. Intensitas kompetisi ini membuat terjadinya pergeseran dari "inovasi berbasis teknologi" menjadi "inovasi berbasis kreativitas" . Artefak-artefak tradisional, yang pada awalnya dianggap tidak bernilai ekonomi tinggi, menjadi sangat berharga. Hal inilah yang melatarbelakangi pencurian, pempatenan dan klaim Negara atau oknum Warga Negara Lain terhadap artefak budaya Indonesia. Beberapa artefak budaya Indonesia yang telah dicuri, dipatenkan atau diklaim oleh negara lain antara lain:
1. Batik dari Jawa oleh Adidas
2. Naskah Kuno dari Riau oleh Pemerintah Malaysia
3. Naskah Kuno dari Sumetera Barat oleh Pemerintah Malaysia
4. Naskah Kuno dari Sulawesi Selatan oleh Pemerintah Malaysia
5. Naskah Kuno dari Sulawesi Tenggara oleh Pemerintah Malaysia
6. Rendang dari Sumetera Barat oleh Oknum WN Malaysia
7. Sambal Bajak dari Jawa Tengah oleh Oknum WN Belanda
8. Sambal Petai dari Riau oleh Oknum WN Belanda
9. Sambal Nanas dari Riau oleh Oknum WN Belanda
10. Tempe dari Jawa oleh Beberapa Perusahaan Asing
11. Lagu Rasa Sayang Sayange dari Maluku oleh Pemerintah Malaysia
12. Tari Reog Ponorogo dari Jawa Timur oleh Pemerintah Malaysia
13. Lagu Soleram dari Riau oleh Pemerintah Malaysia
14. Lagu Injit-injit Semut dari Jambi oleh Pemerintah Malaysia
15. Alat Musik Gamelan dari Jawa oleh Pemerintah Malaysia
16. Tari Kuda Lumping dari Jawa Timur oleh Pemerintah Malaysia
17. Tari Piring dari Sumatera Barat oleh Pemerintah Malaysia
18. Lagu Kakak Tua dari Maluku oleh Pemerintah Malaysia
19. Lagu Anak Kambing Saya dari Nusa Tenggara oleh Pemerintah Malaysia
20. Lagu Anak Kambing Saya dari Nusa Tenggara oleh Pemerintah Malaysia
21. Kursi Taman Dengan Ornamen Ukir Khas Jepara dari Jawa Tengah oleh Oknum WN Perancis
22. Pigura Dengan Ornamen Ukir Khas Jepara dari Jawa Tengah oleh Oknum WN Inggris
23. Motif Batik Parang dari Yogyakarta oleh Pemerintah Malaysia
24. Desain Kerajinan Perak Desak Suwarti dari Bali oleh Oknum WN Amerika
25. Produk Berbahan Rempah-rempah dan Tanaman Obat Asli Indonesia oleh Shiseido Co Ltd
Deskripsi data (sumber/asal/ eksploitir/ modus/trik pencurian dan lain sebagainya) dapat dilihat di http://budaya-indonesia.org/iaci/Data_Klaim_Negara_Lain_Atas_Budaya_ Indonesia. Dari hasil kalkulasi data yang berhasil di himpun sejauh ini, diketahui bahwa 64% pencurian artefak budaya Indonesia dilakukan oleh pemerintah Malaysia. Intensitas negara tetangga ini patut untuk kita waspadai. Jumlah pencurian yang terus meningkat dari tahun ke tahun tersebut harus kita sikapi secara serius.
Kekayaan budaya Indonesia adalah sebuah warisan besar yang harus kita jaga. Ada beberapa bentuk kontribusi yang dapat kita lakukan guna berpartisipasi mencegah upaya pencurian, pempatenan atau klaim negara lain atas kekayaan budaya Indonesia. Upaya yang dapat kita lakukan antara lain:
Jika Anda memiliki informasi atau data pencurian, pempatenan atau klaim negara lain atas kekayaan budaya Indonesia segera beritahukan ke http://budaya-indonesia.org/iaci/Klaim.- Jika Anda memiliki data (foto digital, data audio atau video) artefak budaya Indonesia, segeralah daftarkan ke PERPUSTAKAAN DIGITAL BUDAYA INDONESIA, dengan alamat http://budaya-indonesia.org/. Upaya pendataan ini sangat penting dalam upaya melindungi kekayaan budaya Indonesia dari pencurian/pempatena n/klaim oleh negara lain.
- Lucky Setiawan
nb: Mohon bantuanya untuk menyebarkan pesan ini ke email ke teman, mailing-list, situs, blog, yang Anda ikuti. Mari kita dukung upaya pelestarian budaya Indonesia secara online.
04 Februari 2009
'OSI Layer' Model

Model OSI terdiri atas 7 bagian yang disebut 7 Layers (*seperti pada gambar di samping). Masing-masing layer terpisah satu sama lain (independen) dan memiliki fungsi sendiri-sendiri. Tetapi tiap layer juga menyediakan service ke layer di atas atau di bawahnya.
Layer 1: Physical Layer.
Fungsi utamanya yaitu mendefinisikan code-code biner dalam suatu sinyal elektrik sehingga dapat dikirimkan melalui media transmisi. Layer ini berhubungan langsung dengan saluran transmisi jaringan baik yang wire (kabel UTP) ataupun wireless (antena). Layer ini juga berfungsi untuk membangun dan memutus koneksi secara fisik.
Layer 2: Data Link Layer.
Fungsi utamanya meneruskan sinyal yang diterima dari Physical layer ke Network layer dan menyediakan Media Access Control (MAC). MAC bertugas untuk mengontrol akses ke jaringan (flow control), di dalamnya termasuk fungsi untuk mendeteksi dan mengkoreksi error sinyal (error control), jika tidak dapat dikoreksi, layer akan mengirim error warning ke network layer. Di dalam layer ini juga berjalan fungsi Framing dan Synchronizining.
Layer 3: Network Layer.
Fungsi utamanya yaitu merutekan paket dari sumber ke tujuan (routing), mentranslasi address (addressing), dan mengatur koneksi pada jaringan (connection control). Layer1-3 disebut layer bawah (Lower Layers) bekerja pada koneksi "hop-to-hop", sedangkan layer 4 dst disebut layer atas (Upper Layers) bekerja pada koneksi "end-to-end".
Layer 4: Transport Layer.
Fungsi utamanya yaitu mendeteksi dan mengkoreksi error paket (error control) untuk koneksi end-to-end. Melaksanakan multiplexing, flow control dan congestion control pada paket-paket yang berjalan.
Layer 5: Session Layer.
Fungsi utamanya yaitu membangun (establish), mengontrol (manage) dan memutus (delete) koneksi end-to-end. Mengontrol kanal jaringan (full-duplex/half-duplex) dan Quality-of-Service (QoS) dari jaringan.
Layer 6: Presentation Layer.
Fungsi utamanya yaitu melakukan enkripsi/dekripsi (encryption/decryption), kompresi/ekspansi (compression/expansion) data dan memilih syntax.
Layer 7: Application Layer.
Fungsi utamanya adalah menyediakan interface antara proses di dalam jaringan dengan user melalui suatu program aplikasi yang terdapat dalam device (komputer).
Contoh: Network API (Aplication Program Interface)
Berikut ringkasan fungsi-fungsi dari 7 Layer OSI Model:

Lalu "bagaimana data mengalir?" Di sistem pengirim, saat data dikirim dari aplikasi pada komputer sumber terjadilah hal-hal berikut. Data pada aplikasi yang digunakan user, berada dalam bentuk paket (packet) bergerak turun melalui layer-layer OSI dari Aplication Layer (L7) menuju Physical Layer (L1). Dalam pergerakannya melalui layer-layer, paket-paket data di-encapsulasi (ditambahkan informasi tambahan berupa header), tanpa mengubah isi data. Saat mencapai Physical Layer, data siap untuk ditransmisikan melalui media transmisi. Pada saat akan ditransmisikan, data bisa berupa sinyal analog atau digital, dalam bentuk elektrik, cahaya atau gelombang radio. Kemudian data ditransmisikan ke device tujuan.
Di sistem penerima, data bergerak sebaliknya, naik dari Physical Layer (L1) menuju Aplication Layer (L7). Dalam pergerakannya melalui layer-layer, paket-paket data di-deencapsulasi (menghilangkan header), tentunya tanpa mengubah isi data. Setelah mencapai Aplication Layer, data siap digunakan oleh user lain yang berada pada device penerima. Berikut contoh diagram aliran data dari pengirim (sender) kepada penerima (receiver) pada jaringan.

24 Januari 2009
Hari Raya Siwa Ratri (Siwa Latri)
Hari ini hari raya Siwa Ratri atau juga disebut Siwa Latri. Merupakan salah satu hari raya umat Hindu di Indonesia yang melambangkan penghormatan kepada dewa Siwa sebagai salah satu manifestasi dari Hyang Widhi Wasa (Yang Maha Esa). Berikut pengertian yang lebih mendalam tentang hari raya Siwa Ratri, yang saya kutip dari babadbali.com."Siwa Ratri (Siwa Latri) artinya "malam siwa", adalah hari suci untuk memohon pengampunan dosa ke hadapan Hyang Widhi Wasa. Hari raya Siwa Ratri juga disebut malam penebusan dosa. Hari raya ini jatuh pada purwaning tilem sasih kepitu. Kegiatan- kegiatan yang dilaksanakan pada hari tersebut adalah sebagai berikut:
- Sebelum melaksanakan seluruh kegiatan, maka terlebih dahulu dilaksanakan persembahyangan yang diperkirakan selesai tepat pada jam 06.00 dinihari.
- Selanjutnya tepat pada jam 06.00 dimulai kegiatan Monabrata (tidak berbicara), Upawasa (tidak makan dan minum) dan Mejagra (tidak tidur).
- Monabrata dilaksanakan 12 jam, Upawasa 24 jam, Mejagra selama 36 jam.
Sumber lain yang tidak diketahui namanya, menceritakan asal usul dari hari raya ini. Sejarah hari raya Siwa Ratri muncul dari cerita Lubdhaka, karya Empu Tanekung. Cerita ini menceritakan Lubdhaka sebagai seorang pemburu melakukan himsa karma (perbuatan membunuh). Bertepatan dengan malam Tilem Kepitu, perburuan Lubdhaka hingga larut malam tanpa hasil. Menyiasati gangguan binatang buas, diceritakan untuk menghilangkan kantuk, Lubdhaka naik pohon Bila. Di atas pohon dia memetik daun. Tanpa disadari daun bila berjumlah 108 helai itu jatuh di atas lingga dari Dewa Siwa. Jumlah 108 itu merupakan angka keramat bagi umat Hindu. Sampai diceritakan Lubdhaka bertemu dengan Dewa Siwa. Oleh Dewa Siwa dosa-dosa Lubdhaka diberi pengampunan. Cerita Lubdhaka ini sampai sekarang menjadi inspirasi umat Hindu dalam melaksanakan perayaan Siwalatri sekaligus untuk melakukan shrada dan bhakti kepada Tuhan.
Kalau kita merayakan hari raya Siwa Ratri seperti Lubdhaka, bisa dibayangkan pikiran dan pendapat orang-orang yang melihat kita. Pasti aneh-aneh, hehehheeee.... lagipula, di kota kaya sekarang, udah gak ada yang namanya 'pohon bila'... jangankan pohon, rumput pun sulit hidup :D untuk itu, tata cara perayaan hari raya Siwa Ratri pun disesuaikan. Seperti dalam artikel pada babadbali.com, sekarang umumnya perayaan hari raya Siwa Ratri diisi dengan acara-acara kerohanian misalnya membaca kitab suci Weda, mendalami ajaran agama, mengadakan malam sastra, dan lain-lain. Walapun ada juga yang melakukan tapa(renungan) dan puasa seperti halnya Lubdhaka.
Klo teman2 bagaimana merayakan hari raya Siwa Ratri? Hehehe... apa pun caranya, ... saya ucapkan, " Selamat hari raya Siwa Ratri ya :) "
20 Januari 2009
Cara membuat 'ShoutBox' di blog

Kegunaannya untuk apa? Salah satu fungsi dari 'ShoutBox' ini adalah sebagai media komunikasi yang cepat dan instan antara pemilik blog dengan para pembaca blognya. Kelebihan dari 'ShoutBox', kita bisa menuliskan pesan dan membaca pesan dengan cepat tanpa harus membuka window baru, dan pesan kita akan langsung termuat secara cepat pada blog yang dituju. Jadi tidak perlu loading lama dan menunggu konfirmasi pesan. Di dalam pesan yang kita tulis, kita juga bisa menyisipkan link alamat blogs atau website kita. Sehingga jika 'si pemilik blog' ingin mengunjungi balik website atau blog 'si pemberi pesan', ia bisa melakukannya dengan mengakses link yang disisipkan. Kemudahan lain, kita tidak perlu memiliki account atau semacamnya untuk login, bahkan orang yang baru mengenal internet sekalipun bisa menuliskan pesannya di dalam 'ShoutBox'.
Tapi, tentu widget ini tidak luput dari kelemahan. Salah satu kelemahan yang ditemukan adalah masalah keamanan dan kapasitas. Mengapa? dengan tidak adanya sistem login atau verifikasi, dimungkinkan adanya spam yang dapat mengacaukan sistem pemrosesan pesan. Kedua, masalah kapasitas. Karena berupa widget sederhana, kapasitas banyaknya tulisan dan pesan yang mampu disimpan dalam sebuah 'ShoutBox' biasanya terbatas. Jika dibandingkan dengan menuliskan 'comment' resmi, jumlah karakter dan pesan yang disimpan oleh 'ShoutBox' jauh lebih sedikit. Memang ada beberapa situs penyedia layanan 'ShoutBox' yang memberikan kapasitas lebih, tetapi tentu tidak gratis.
Lalu gimana cara buatnya? Ada banyak link-link di internet yang menyediakan fasilitas pembuatan 'ShoutBox' beserta tips-tips dan variasinya. Silakan bisa dicari sendiri link-nya di google. Atau sebagai referensi, 'ShoutBox' pada blog ini dibuat dengan menggunakan tools dari ShoutMix chat widget.
Cara nampilin di blog? Shoutbox itu sebenarnya secamam script (HTML/Java Script) berupa textbox yang udah dimodifikasi. Setelah 'shoutbox'mu sudah dibuat (*bisa dengan tools di salah satu web penyedia 'shoutbox' ato generate code sendiri..), biasanya akan ditampilkan suatu code HTML/Java Script. Pada layanan blog seperti blogspot atau wordpress, biasanya tersedia widget yang dapat diisi HTML/Java Script. Tambahkan widget itu di blogmu, kemudian copy code HTML/Java Script dari 'shoutbox'mu, trus paste di widgetnya. Dan...voila, 'shoutbox' sudah muncul di blogmu :)
Selamat mencoba :)
17 Januari 2009
Tumpek Landep & Bersihkan Motor
Diiringi hembusan angin dan rintik hujan sepanjang jalan, akhirnya sampai juga di kamarku. Selesai sudah acara malam ini sembahyang odalan di pura Wira Satya Angkasa, Kopo-Bandung. Bertepatan dengan hari raya Tumpek Landep yang memperingati upacara penyucian 'senjata-senjata' suci dan keramat (landep) warisan nenek moyang dahulu. Diperingati setiap hari Sabtu Kliwon wuku Landep. Cerita-cerita mengenai hari raya ini tidak begitu banyak dan kurang terkenal di masyarakat Hindu di luar Bali. Makna 'senjata' yang disucikan yang digunakan zaman ini pun sudah berubah. Jika zaman dahulu 'senjata' yang dimaksud bermakna sebenarnya, pada zaman sekarang, 'senjata' yang dimaksud lebih bermakna filosofis.Zaman dahulu 'senjata' yang dimaksud di atas adalah senjata yang tajam yang digunakan untuk bekerja atau berperang seperti pisau, keris, tombak, cangkul, arit, dsb.. atau senjata suci dan keramat yang memiliki unsur magis. Secara filosofis, 'senjata-senjata' yang dimaksud di atas bertujuan untuk membantu manusia dalam bekerja dan berusaha untuk mencapai kemakmuran hidup. Pada zaman sekarang, tentu kemakmuran tidak lagi dicapai dengan keris atau tombak. (*khususnya orang-orang di kota, kalau orang-orang di desa yang bekerja sebagai petani rasanya masih menggunakan cangkul dan arit untuk memakmurkan hidupnya.) Tradisi orang-orang di kota zaman sekarang pada hari raya Tumpek Landep, mereka membersihkan dan menyucikan benda-benda tajam atau yang terbuat dari besi, seperti mobil, motor, sepeda, ... (*berbagai jenis kendaraan dan peralatan dari besi lainnya.)
Mengapa? Jika kita telusuri, walau mobil dan motor pada zaman sekarang tidak ada unsur magisnya, tapi benda-benda tersebut memiliki kesamaan dengan keris atau tombak pada zaman dahulu. Persamaan yang pertama, sama-sama terbuat dari besi atau logam yang keras. Kedua, sama-sama berguna untuk membantu manusia mencapai kemakmuran hidup. Kalau dahulu para prajurit berperang dengan tombak dan keris, bekerja di sawah dengan cangkul dan arit, untuk mencapai kedamaian dan kemakmuran, zaman sekarang para pekerja, pegawai berangkat ke kantor dengan mobil atau motor demi mendapatkan gaji yang akan memberinya kemakmuran.
Entah kenapa orang yang tinggal di kota disebut orang kota. Tapi berhubung saya termasuk orang zaman modern, jadilah saya mengikuti 'tradisi modern'. Berhubung saya hanya punya motor, yang selalu menemani saya ke kampus, jalan-jalan, keluar bahkan mencari makanan, maka pada hari Tumpek Landep ini saya menyempatkan diri pergi ke tempat pencucian motor untuk mencucikan motor saya... (*klo nyuci sendiri kurang bersih, sekalian beramal ke tukang cucinya.. hehehe...) Secara pribadi saya kagum, bangga terhadap kemampuan adaptasi dan fleksibilitas dari salah satu tradisi yang ada di masyarakat Hindu kita, sehingga tradisi tersebut masih berjalan hingga saat ini. Walaupun mungkin teknis pelaksanaannya sedikit bergeser, tetapi filosofi dan makna dari tradisi tersebut dapat tetap terjaga. Mungkin hal-hal seperti inilah yang harus dicontoh oleh tradisi-tradisi Hindu lainnya. Jangan sampai, tradisi kita yang berharga hilang begitu saja karena perubahan zaman dan globalisasi dunia.
*Buat motor dan mobil di seluruh dunia, Selamat Hari Raya Tumpek Landep..
**Buat keris dan tombak yang masih 'hidup' di zaman modern ini, selamat juga ya.. :)
15 Januari 2009
Memulai pemrograman J2ME
J2SE SDK. Mengapa J2SE SDK? J2SE SDK menyediakan suatu platform pada komputer yang dibutuhkan agar program java dapat berjalan pada komputer. Platform J2SE dipilih karena merupakan edisi Java 2 yang paling lengkap, sehingga nantinya platform yang dibangun dapat digunakan untuk semua edisi Java 2 (J2SE, J2EE dan J2ME). Nama SDK (Software Development Kit) merupakan seri baru untuk Development Kit pada Java 2. Sebelumnya pada Java 1, disebut JDK (Java Development Kit). Software Wireless Toolkit yang akan kita install selanjutnya juga berjalan di atas platform Java, sehingga jika J2SE SDK ini belum terinstall, maka Wireless Toolkit tidak akan bisa dijalankan.Alasan kedua menginstall J2SE SDK adalah untuk menyediakan kompiler bagi program java. Seperti halnya bahasa pemrograman yang lain, bahasa Java (J2ME) memiliki suatu kompiler tersendiri yang berfungsi untuk melakukan kompilasi terhadap objek atau aplikasi yang kita bangun dan J2SE SDK menyediakan kompiler tersebut.
J2ME Wireless Toolkit. Software wireless toolkit adalah suatu software emulator handphone yang berisi sekumpulan alat bantu yang digunakan untuk membangun dan mensimulasikan jalannya aplikasi-aplikasi J2ME di komputer. Wireless Toolkit akan membangun suatu aplikasi handphone berupa file JAD atau JAR, berdasarkan source code java yang telah kita buat pada software text editor. Selain itu software ini sangat membantu untuk melihat hasil aplikasi yang kita bangun sebelum menjalankannya di handphone.



*Sun Java (TM) Wireless Toolkit for CLDC version 2.5.2; **Emulator phone
Selain kedua software di atas, ada beberapa software lain yang bisa digunakan untuk mempermudah pemrograman J2ME. Salah satunya adalah Netbeans. Software Netbeans berfungsi seperti layaknya text editor, bisa digunakan untuk membuat source code dalam bahasa Java dan kemudian mengcompilenya. Salah satu kemudahan yang dimilikinya adalah adanya sistem penjabaran class dan objek yang terstruktur dengan baik dan rapi, sehingga kita bisa melacak suatu class dan objek pada program dengan mudah. Pada Netbeans, kita juga dapat dengan mudah membuat fitur user interface pada perangkat aplikasi J2ME, seperti form, textbox, dsb. Software Netbeans ini juga dapat didownload dari web Java Sun Microsystem (disini).
Selamat mencoba !! :)
14 Januari 2009
Sekilas Java dan J2ME
Sejarah Java. Java adalah bahasa pemrograman yang disusun oleh James Gosling yang dibantu oleh rekan-rekannya Patrick Naugton, Chris Warth, Ed Frank, dan Mike Sheridan di suatu perusahaan perangkat lunak yang bernama Sun Microsystem, pada tahun 1991. Bahasa pemrogramaman ini mula-mula diinisialisasi dengan nama "Oak", namun pada tahun 1995 diganti namanya menjadi "Java".Alasan utama pembentukan bahasa Java adalah untuk membuat aplikasi-aplikasi yang dapat dijalankan pada berbagai macam platform dari berbagai perangkat elektronik, seperti komputer, mobile phone, remote, dsb. Itulah mengapa dalam pemrograman Java dikenal istilah "write once, run everywhere", yang berarti kode program hanya ditulis sekali, namun dapat dijalankan di bawah platform manapun, tanpa harus melakukan perubahan kode program.
Seperti bahasa pemrograman lainnya, Java pun memiliki suatu kompiler yang disebut dengan javac atau Java Compiler. Java Compiler akan mentransformasikan kode-kode dalam bahasa Java ke dalam suatu bytecode yang kemudian dapat dieksekusi melalui sebuah mesin komputer abstrak yang disebut dengan JVM (Java Virtual Machine).
Pada awal rilisnya, versi Java 1.0 disebut dengan JDK (Java Development Kit). Dalam JDK, semua kebutuhan untuk pengembangan program dan eksekusi program masih tergabung menjadi satu. Hal ini berlaku sampai versi Java 1.1. Namun sekarang, pada Java 2, Sun Microsystems menamainya dengan JSDK (Java Software Development Kit). Dalam hal ini kebutuhan untuk pengembangan program dipisahkan dengan kebutuhan eksekusi. Bagian software yang digunakan untuk kebutuhan eksekusi program disebut dengan JRE (Java Runtime Environtment).
Pada Java 2, Sun Microsystems mengeluarkan tiga buah edisi yang memiliki kegunaan yang berbeda-beda, yaitu:
- Java 2 Standard Edition (J2SE), digunakan untuk mengembangkan aplikasi-aplikasi desktop dan aplet (aplikasi Java yang dapat dijalankan di dalam browser web).
- Java 2 Enterprise Edition (J2EE), merupakan bagian dari J2SE, digunakan untuk mengembangkan aplikasi-aplikasi berskala besar (enterprise), seperti aplikasi server, aplikasi web, dan teknologi lain seperti CORBA dan XML.
- Java 2 Micro Edition (J2ME), merupakan bagian dari J2SE, digunakan untuk mengembangkan aplikasi-aplikasi di dalam perangkat-perangkat kecil, dengan memori terbatas, display terbatas dan pemrosesan yang terbatas, yang tidak memungkinkan untuk mendukung implementasi J2SE secara penuh.
Konfigurasi merupakan bagian yang berisi JVM dan beberapa library kelas lainnya. Hanya ada dua macam konfigurasi yang disediakan oleh Sun Microsystem, yaitu:
- Connected Limited Device Configuration (CLDC), bersifat pribadi yaitu piranti yang kadang-kadang terhubung dengan jaringan. Konfigurasi ini banyak digunakan dalam aplikasi Java pada perangkat komunikasi mobile kita seperti handphone, PDA, dll.
- Connected Device Configuration (CDC), bersifat terus-menerus yaitu piranti yang terus menerus terhubung dengan jaringan.
Pembahasan lebih lanjut mengenai aplikasi Java yang akan dibangun pada tugas akhir saya adalah hanya akan berhubungan dengan pemrograman J2ME, yang akan digunakan untuk aplikasi pada perangkat handphone.
Bahasa Java
Kenapa belajar Java? Hmm, pertanyaan bagus. Alasan pertama adalah karena bahasa Java bisa ringan, mudah, free dan bisa digunakan di platform manapun. Banyak aplikasi baik di HP, PDA atau komputer yang sering kita gunakan tanpa kita sadari, menggunakan bahasa Java. Di sisi lain masih sedikit orang2 di Indonesia yang memahami Java, jadi lapangan pekerjaan di bidang Java masih terbuka luas.Alasan kedua, bahasa Java adalah salah satu bahasa daerah kita (Jawa), makanya kita harus melestarikannya (alasan bodoh ~**). Tapi alasan utamanya sih karena saya sekarang lagi nyusun Tugas Akhir tentang telekomunikasi mobile (HP) yang memiliki kemampuan context aware (location aware) yang implementasinya menggunakan aplikasi Java. Secara bahasa Java bukan mata kuliah wajib di kampus saya, makanya saya perlu belajar Java di luar kuliah. Klo kursus ($$$)nya mahal, klo buku2 textbook tidak bisa diajak diskusi, makanya saya berharap komunitas dunia maya bisa menjadi sumber inspirasi dan informasi buat saya. Jadi kakak2, teman2, mohon bantuannya ya. Hehehe.. :)
Trus? ... Hmm, alasan lain kenapa saya membuat blog ini adalah supaya nanti hal-hal mengenai Java terdokumentasi dengan rapi, tidak hanya tugas akhir saya saja, tapi juga program-program aplikasi Java yang menarik untuk dikerjakan dan dicoba2. Jadi klo ada kakak2, adek2 ato temen2 yang mau lihat2 ato baca2, mau tau lebih banyak silakan ke sini. Jangan khawatir, GRATIS kok :) .. Hehehehe
15 Agustus 2008
Start Playing Games Online
Games have never been intended to be played alone. Who enjoys playing all by themselves? Even the most primitive of all games were designed to be played by two or more players. A game is a lot more enjoyable when played by several people.
Probably the most popular games nowadays are video games. Kids of all ages will surely enjoy a good round of video games. The most detailed simulation of action packed adventures is available for everyone to experience. In the world of video games, every kid gets to be their own heroes.
Another thing that’s so amazing with video games is that you only need a network adapter and you can play with several other gamers. Other players don’t have to be in the same room as you are, in fact, they could even be thousands of miles away from you. There’s actually an online community where gamers like you could meet friends and conquer rivals.
To enter a mutiplayer game online, just hook up your system to the internet. Then, you need to access a multiplayer game arena and register. To joint arena now you can link at www.spyarcade.com. Most systems will require you to set your own profile. Choose something that can approximately the kind of gamer that you are.
Online play also allows you to chat with other players. They also have features that allow you to voice chat. As long as you have a stable internet connection, you can rely that you’ll be getting the best game experience possible. It won’t be anything like the ones that you play in the arcades in the malls. The visuals and sound effects will be beyond comparison.
The online gaming community can even be customized to suit your preferences. Most online game systems have the capability to match you up with other players that share your expertise. You won’t have to worry about playing against an expert if you’re still a beginner.
After you connect, you can start playing your game of choice. Sometimes, you may have to download something, but it won't be much. Online gaming is made more convenient for every gamer.
Modern technology has really paved a way for a different kind of community where you can play all the games you like. It’s like a whole new virtual community where you get to be your own hero. And what could be better than enjoying the game at your own house?
Thanks for Visiting!
