Tampilkan postingan dengan label Book of Knowledge. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Book of Knowledge. Tampilkan semua postingan

24 Mei 2012

Cangkir Kopi

Suatu hari, seorang Profesor kedatangan beberapa orang mantan mahasiswanya yang sudah bekerja dibeberapa perusahaan. Mereka bermaksud mengeluhkan dan meminta nasehat kepada sang Profesor yang dikenal bijak itu terkait beberapa persoalan yang mereka hadapi ditempat kerja mereka. Setelah mereka dipersilahkan duduk, sang Profesor masuk ke dapur dan kembali dengan seteko kopi panas. Menariknya, beliau membawa cangkir yang bermacam-macam jenis dan bahannya, ada cangkir yang terbuat dari kristal yang cantik, dari bahan beling kaca, logam, melamin, bahkan ada cangkir yang terbuat dari bahan plastik yang nampak murahan dan tidak menarik.

“Silahkan kalian tuang kopinya sendiri ya… “  ujar sang Profesor ramah. Setelah mereka menuangkan kopi ke cangkirnya masing-masing, beliau berkata, “ Kalian telah memilih cangkir yang cantik dan bagus, dan sekarang yang tersisa hanyalah sebuah cangkir yang tidak menarik. Memilih yang terbaik adalah hal yang wajar dan sama sekali tidak tercela, namun dari situlah awal munculnya masalah yang sering kita semua hadapi”.

Melihat mereka nampak bingung, sang Profesor pun menjelaskan maksudnya, “Ketika kita tidak mendapatkan cangkir yang bagus, perasaan kita menjadi terganggu, perasaan kita menjadi tidak nyaman. Kita mulai melirik cangkir yang dipegang orang lain dan membanding-bandingkan dengan cangkir yang kita pegang. Pikiran kita pun terfokus pada cangkir itu dan melupakan kopinya, padahal yang sesungguhnya yang kita nikmati bukanlah cangkirnya, melainkan kopinya….!”

------------***

Kawans, dalam kehidupan nyata, cangkir itu mewakili pekerjaan, posisi, jabatan, kekayaan, dan aksesoris/ perhiasan hidup lainnya dalam kehidupan kita, sedangkan kopi, justru itulah kehidupan yang sebenarnya. Jangan biarkan cangkir yang hanya wadah dan aksesoris mengurangi harum dan nikmatnya kopi. Seseorang boleh saja menaruh kopinya dalam cangkir kristal yang mewah, namun belum tentu ia dapat menikmatinya. Artinya, boleh jadi seseorang memiliki jabatan tinggi dan harta melimpah, namun belum tentu ia dapat hidup tenang tanpa tekanan serta dapat tidur dengan nikmat dan pulas seperti yang sering kita lihat pulasnya tidur pada kebanyakan ‘orang-orang biasa’.

Menjadi orang bahagia tidaklah sulit, dan juga tidak membutuhkan biaya yang tinggi. Jika kita mau, bahagia itu dapat kita wujudkan saat ini juga, karena memang pada dasarnya setiap kita memiliki semua syarat yang dibutuhkan untuk menjadi bahagia, tinggal bagaimana kita mampu menemukan, menyadari, memunculkan dan mewujudkannya. Dan kita tidak pernah mengijinkan kerikil-kerikil kecil merenggut dan membatalkan kebahagian yang kita impikan.

Salah satu syarat utama menjadi orang yang berbahagia adalah mensyukuri segala apa yang Tuhan tetapkan pada kita bagaimanapun keadaannya. Fokus perhatian kita adalah bagaimana kita bisa menikmati setiap episode kehidupan kita dengan penuh kesyukuran, menyikapi semua anugerah dan kebaikan Tuhan dengan sikap terbaik yang mampu kita lakukan, serta mengisi hari-hari dimana kita masih diberi kesempatan hidup ini dengan hal-hal yang benar dan positif, serta menebarkan sebanyak-banyak kebaikan untuk sebesar-besar kemanfaatan bagi sesama.

Cerita ini saya kutip dari sharing di milis tetangga. Terima kasih pak Trisno Mei atas sharingnya.
»»  READMORE...

12 Agustus 2009

Aktivasi GPRS dan MMS untuk pelanggan Telkomsel

Teknologi komunikasi di Indonesia sekarang semakin maju. Lebih dari setengah juta pendudukk Indonesia punya handphone, bahkan banyak diantara mereka yang punya lebih dari satu. Bisa dibilang sekarang di tanah air kita lagi mabuk trend 'online', tetapi masih banyak yang belum 'online' secara mobile. Padahal kita bisa 'online' dengan handphone dengan fasilitas yang namanya GPRS. Demi mendukung trend tersebut disini saya tuliskan cara-cara untuk aktivasi GPRS dan MMS untuk pelanggan Telkomsel (*buat yg lain maaf ya, soalnya saya pake kartutelkomsel sih) :

  • Tahap I: Aktivasi kartu
Aktivasi GPRS:
ketik GPRS [no ICCID], kirim ke 6616

Aktivasi MMS:
ketik MMS [no ICCID], kirim ke 6616

(*no ICCID adalah 16 angka yang ada dibalik simcard)

  • Tahap II: Setting handphone
Setting Otomatis:
ketik S [merk Ponsel] [tipe] , kirim ke 5432

Setting Manual:


Akses WAP
Connection Name : APN telkomsel
Data bearer : GPRS
APN : Telkomsel
User Name : wap
Prompt Password : no
Password : wap123
Aunthetication : normal
IP Address : 10.1.89.130
Homepage : http://wap.telkomsel.com
Connection security : off
Session mode : permanent

Akses Internet
Connection Name : APN internet
Data bearer : GPRS
APN : Internet
User Name : wap
Prompt Password : no
Password : wap123
Aunthetication : normal
IP Address : [kosongkan]
Connection security : off
Session mode : permanent

Akses MMS
Connection Name : APN MMS
Data bearer : GPRS
APN : mms
User Name : wap
Prompt Password : no
Password : wap123
Aunthetication : normal
IP Address : 10.1.89.150
Homepage : http://mms.telkomsel.com
Connection security : off
Session mode : permanent
»»  READMORE...

26 April 2009

Nonton 'skor' pertandingan bola.. (Live!!)

Anda tidak bisa nonton pertandingan bola gara2 tidak disiarkan di tv lokal? Anda tidak punya parabola atau tv berlangganan? Tapi anda ingin mengetahui info pertandingan bola secara live?? ... Sekarang ada solusinya B)... Pernah main game yang namanya Football Manager (FM)? yang sudah sering mainin, di sana temen-temen pasti sudah terbiasa menyaksikan 'skor' pertandingan berjalan ketika tim yang dilatih sedang bertanding. Gimana ya rasanya... hmm, awalnya sih ngebosenin. Coba bayangkan, kita nonton 'waktu' dari pertandingan, dari detik ke 00:00 sampe 90:00(+injury time). Artinya temen2 gak bakalan liat bola bergulir, pemain berlari, bahkan gol.. (yang versi baru udah ditambahin visual kayanya, tapi sebatas papan yang nunjukin lapangan doang >.<).. Gmana? bisa bayangin? ckckck.. mirip-mirip sama radio lah, tapi tanpa suara juga. Di samping penunjuk waktu itu ada 2 nama kesebelasan (klub) yang sedang bertanding dan papan skornya, yang tiba2 suka berubah (karena gol tentunya >.<).. Tapi di situlah uniknya, kita gak tahu gimana jalannya pertandingan, gak ada komentator (yg kadang suka manas2in penonton..), gak bisa lihat muka pemain, gak bisa lihat terjadinya gol, tapi seiring waktu berjalan, skor pun bisa berubah.. Secara gak langsung kita menjadi tegang, mengira2 apa yang akan terjadi... Nah, sekarang gimana klo pemandangan itu terjadi di dunia nyata? B) .. serius loh :D. Salah satu situs dunia maya menyediakan suatu 'papan skor' pertandingan bola di seluruh dunia (*yg liga sepakbolanya agak terkenal aja kayanya..). Papan 'skor' ini berjalan secara realtime dan di-update terus selama pertandingan (klo g salah tiap sekitar 3 menitan). Gimana? serasa menonton FM di dunia nyata kan? B) ..

Buat yang belum tahu, tempatnya tuh ada di ->sini<-. Ini juga ada screenshotnya (*diambil tgl 26/4/09, pk.21:00):

selamat menikmati :) ...
(*persiapkan jantung anda D))
»»  READMORE...

21 Maret 2009

Membuat Remote Notebook dengan HP (Nokia 5300)

Waw, klo ahli matematika bilang, 'elephant' (excelent), maunya konfigurasi handphone (HP) buat mencoba project tugas akhir (TA), eh malah menemukan hal baru. Tentunya gak kalah seru dari topik TA yang sedang aku kerjakan tentang location aware menggunakan teknologi bluetooth. Kapan-kapan aku jelasin tentang topik TA yang sedang aku kerjain. Tapi saat ini aku mau cerita tentang kejadian tadi pagi yang tidak disengaja tapi menghasilkan suatu yang 'elephant'. Ternyata kita bisa mengontrol sistem audio pada notebook dengan menggunakan handphone :D..

Pertama-tama saya jelaskan spesifikasi HP dan notebook yang saya gunakan. Pada kejadian tadi, saya menggunakan:
  • HP Nokia 5300 XpressMusic Black Edition.
  • Notebook Compaq Presario V3969, dengan sistem operasi Windows Vista (*asli lho)
  • dan tentunya sinyal bluetooth (*yang ini sayang gak bisa dilihat)
Setelah menyalakan device bluetooth pada kedua device di atas (HP dan notebook) dimulailah percobaan kita untuk mengontrol audio notebook dengan HP. Ikuti langkah-langkah berikut ini, pada notebook, add device 'bluetooth HP' ke dalam 'notebook', dengan cara:
  1. buka jendela 'Bluetooth Devices': Pilih Start-> Control Panel -> Bluetooth Devices
  2. pada tab 'Devices', klik tombol 'Add'
  3. pada jendela selanjutnya, jangan lupa contreng kolom My device is set up and ready to found. Klik 'Next'.
  4. sekarang dimulai proses pencarian device HP dari notebook. Setelah pencarian selesai dan device HP ditemukan, pilih device HP dan klik 'Next'.
  5. pada jendela selanjutnya ada option passkey, bila ingin membuat passkey sendiri pilih option 3 dan masukkan passkey yang diinginkan. Pada contoh ini passkeynya adalah '1234'
  6. Klik 'Next'. (*biasanya setelah tombol 'Next' ditekan, pada HP muncul suatu autentifikasi yang memberitahukan bahwa ada device yang ingin terhubung dengan HP, dan kita diminta memasukkan passkey. Jika demikian, masukkan passkey tadi '1234')
  7. Selesai.
Nah, sekarang notebook kita sudah terkoneksi dengan HP via bluetooth. Langkah selanjutnya, kita melakukan konfigurasi audio pada HP agar suara yang dihasilkan HP dikeluarkan pada sistem audio notebook. Ini dinamakan 'Audio Enhancements'. Untuk melakukan konfigurasi, ikuti langkah-langkah berikut. Sebelumnya pastikan bluetooth pada HP dan notebook menyala, kemudian pada HP Nokia 5300:
  1. Buka jendela 'Bluetooh Settings': Pilih Menu -> Settings -> Connectivity -> Bluetooth
  2. pada jendela Bluetooth Settings, pilih 'Search audio enhancement'
  3. sekarang dimulai proses pencarian service audio enhancement pada device lain (*pada kasus ini notebook) dari HP. Setelah pencarian selesai dan device notebook ditemukan, pilih device tersebut dan klik 'Select'.
  4. Setelah klik 'Select', jika diminta autentifikasi pada notebook, tuliskan passkey '1234' yang kita tentukan tadi.
Sekarang selain terhubung dengan bluetooth, notebook kita mampu menjalankan service audio echancement dari HP. Untuk menguji coba, sistem yang baru kita bangun, coba jalankan sebuah file audio pada HP kita, misal file lagu. ... (*jangan lupa hidupkan speaker notebook anda) ... Apa yang terjadi? Apakah file lagu yang anda jalankan di HP, berjalan pada notebook? Apakah notebook anda mengeluarkan lagu yang anda pilih pada HP? ... hehehe, tanya kenapa? :)

Penjelasan singkat terhadap proses yang berjalan disini yaitu: saat kita menjalankan file audio pada HP, maka HP kita akan mengirimkan data audio (suara) tersebut ke notebook menggunakan sinyal bluetooth, kemudian notebook kita akan menterjemahkan data audio menjadi audio (suara) asli yang dikeluarkan melalui speaker notebook. Dengan kata lain kita menjalankan file audio pada HP untuk dikeluarkan pada notebook. Kalau dianalogikan seperti mengontrol hometheater menggunakan remote dari HP. Waw.. asik kan :D

Hehehe.. sekian dulu deh. Saya mau menikmati 'alat' yang baru ini dulu :D
Bye. @Gde Ari Prima
»»  READMORE...

18 Februari 2009

Synchronous Digital Hierarchy (SDH)

(Keywords: SDH, PDH, sistem komunikasi optik)

SDH (Synchronous Digital Hierarchy) adalah suatu standar internasional (protocol) sistem transport pada telekomunikasi berkecepatan tinggi melalui jaringan optik/elektrik, yang dapat mengirimkan sinyal digital dalam kapasitas yang beragam. Di Amerika, SDH juga dikenal dengan sebutan SONET (Synchronous Optical Network). SDH disusun kira-kira tahun 1990 dan menjadi temuan yang revolusioner dalam bidang telekomunikasi berbasis fiber optik karena kelebihan kemampuan dan biayanya.

Dalam transmisi telepon digital, ‘synchronous’ berarti bit-bit dari satu panggilan, akan dibawa dalam satu frame transmisi. Dengan kata lain masing-masing koneksi memiliki bit rate dan delay yang konstan. Sebagai contoh, jaringan SDH memungkinkan beberapa Internet Service Provider (ISP) menggunakan satu fiber optik secara bersama-sama, tanpa terganggu oleh trafic data masing-masing dan adanya tindakan saling curi kapasitas antar ISP. Hanya bilangan-bilangan integer tertentu berkelipatan 64 kbit/s yang dapat digunakan dalam SDH.

Sebelum adanya SDH, awal 1970an, sistem telekomunikasi digital menggunakan metode PCM (Pulse Code Modulation). Lalu awal tahun 1980an sistem digital menjadi semakin besar dan kompleks, banyak fitur-fitur baru yang tidak mampu didukung oleh sistem yang lama. Salah satu yang utama adalah multiplexing tingkat tinggi (high order) dengan bit rate 140 Mbps hingga 565 Mbps di Eropa. Masalahnya yaitu harga bandwitdh dan device digital saat itu sangat mahal. Sebagai solusi dibuatlah suatu teknik multiplexing yang memungkinkan untuk menyatukan data-data secara non synchronous, dan dinamakan Plesiochronous Digital Hierarchy (PDH). Plesiochronous artinya hampir synchronous, karena bit-bit pada satu frame dapat berasal dari koneksi yang berbeda-beda.

Walaupun saat itu PDH menjadi solusi, namun PDH memiliki banyak kelemahan, diantaranya:
  • Format digital PDH berbeda-beda tergantung region, contoh: format PDH di Eropa berbeda dengan format PDH di Amerika atau Jepang.
  • Tidak kompatible dengan interface yang multivendor, contoh: interface PDH di Eropa (E1) tidak kompatibel dengan interface PDH di Amerika atau Jepang.
  • Struktur multiplexing yang tidak synchronous dan kaku (rigid).
  • Topologi berbentuk linear (bus), kurang fleksibel dan tidak ada alternative routing (manual).
  • Kemampuan manajemen yang terbatas.
Karena kelemahan-kelemahannya itu, maka dibutuhkan metode multiplexing yang baru yaitu SDH. Kelebihan-kelebihan dari SDH yaitu:
  • Format digital SDH sama di seluruh dunia.
  • Kompatible dengan interface yang multivendor.
  • Struktur multiplexing yang synchronous dan flexibel.
  • Kemudahan dan efisiensi traffic pada koneksi add-and-drop dan cross-connect
  • Kemampuan manajemen yang lebih powerful.
  • Topologi berbentuk ring, fleksibel dan memiliki kemampuan self-healing rings dengan menggunakan alternative routing.
  • Kompatible dengan jaringan sebelumnya (PDH) dan jaringan masa depan (B-ISDN, dsb).

Gambar: Perbandingan Hierarki PDH dan SDH

Akan tetapi, metode SDH pun memiliki kelemahan. Kemapuan multiplexing SDH yang flexibel dan kompatible dengan interace multivendor, menyebabkan jumlah interface yang terhubung pada SDH jauh lebih banyak dan beragam dibandingkan pada PDH. Ditambah lagi pada sistem SDH terdapat koneksi add-and-drop dan cross-connect yang memungkinkan kanal-kanal berbeda kapasitas dijadikan satu multiplexing. Keadaan ini tentunya membuat sistem manajemen jaringan SDH jauh lebih rumit dibandingkan PDH. Selain itu, dari segi cost, komponen SDH lebih mahal dibanding komponen PDH.

Saat ini di Indonesia pun, metode SDH sudah banyak digunakan menggantikan PDH. Akan tetapi tidak semuanya diganti. Beberapa jaringan PDH masih ada dan digunakan untuk mendukung jaringan SDH.

...
(Dari berbagai sumber)
»»  READMORE...

04 Februari 2009

'OSI Layer' Model

Kuliah jaringan komunikasi data beberapa hari yang lalu, menyinggung sedikit mengenai model OSI Layer. Beberapa mungkin tidak tahu, tapi teman-teman kita di telekomunikasi harus tahu (paling tidak pernah mendengar :P) apa itu model OSI. Open Systems Interconnection Reference Model (OSI Model) adalah suatu model teoritis yang menjelaskan bagaimana komunikasi antar device dalam jaringan berjalan. OSI model dikembangkan oleh International Organization for Standarization (ISO) pada tahun 1977, sebagai basic model untuk komunikasi antar device jaringan. Tujuan adanya model OSI ini adalah sebagai bantuan untuk memahami komunikasi antar device pada jaringan, dan untuk membantu memilah kesalahan/troubles yang terjadi di dalam jaringan. Bagi para software dan hardware manufactures, model OSI memungkinkan mereka untuk menjamin bahwa produk mereka bisa bekerja sama (satu protokol).

Model OSI terdiri atas 7 bagian yang disebut 7 Layers (*seperti pada gambar di samping). Masing-masing layer terpisah satu sama lain (independen) dan memiliki fungsi sendiri-sendiri. Tetapi tiap layer juga menyediakan service ke layer di atas atau di bawahnya.

Layer 1: Physical Layer.
Fungsi utamanya yaitu mendefinisikan code-code biner dalam suatu sinyal elektrik sehingga dapat dikirimkan melalui media transmisi. Layer ini berhubungan langsung dengan saluran transmisi jaringan baik yang wire (kabel UTP) ataupun wireless (antena). Layer ini juga berfungsi untuk membangun dan memutus koneksi secara fisik.

Layer 2: Data Link Layer.
Fungsi utamanya meneruskan sinyal yang diterima dari Physical layer ke Network layer dan menyediakan Media Access Control (MAC). MAC bertugas untuk mengontrol akses ke jaringan (flow control), di dalamnya termasuk fungsi untuk mendeteksi dan mengkoreksi error sinyal (error control), jika tidak dapat dikoreksi, layer akan mengirim error warning ke network layer. Di dalam layer ini juga berjalan fungsi Framing dan Synchronizining.

Layer 3: Network Layer.
Fungsi utamanya yaitu merutekan paket dari sumber ke tujuan (routing), mentranslasi address (addressing), dan mengatur koneksi pada jaringan (connection control). Layer1-3 disebut layer bawah (Lower Layers) bekerja pada koneksi "hop-to-hop", sedangkan layer 4 dst disebut layer atas (Upper Layers) bekerja pada koneksi "end-to-end".

Layer 4: Transport Layer.
Fungsi utamanya yaitu mendeteksi dan mengkoreksi error paket (error control) untuk koneksi end-to-end. Melaksanakan multiplexing, flow control dan congestion control pada paket-paket yang berjalan.

Layer 5: Session Layer.
Fungsi utamanya yaitu membangun (establish), mengontrol (manage) dan memutus (delete) koneksi end-to-end. Mengontrol kanal jaringan (full-duplex/half-duplex) dan Quality-of-Service (QoS) dari jaringan.

Layer 6: Presentation Layer.
Fungsi utamanya yaitu melakukan enkripsi/dekripsi (encryption/decryption), kompresi/ekspansi (compression/expansion) data dan memilih syntax.

Layer 7: Application Layer.
Fungsi utamanya adalah menyediakan interface antara proses di dalam jaringan dengan user melalui suatu program aplikasi yang terdapat dalam device (komputer).
Contoh: Network API (Aplication Program Interface)

Berikut ringkasan fungsi-fungsi dari 7 Layer OSI Model:


Lalu "bagaimana data mengalir?" Di sistem pengirim, saat data dikirim dari aplikasi pada komputer sumber terjadilah hal-hal berikut. Data pada aplikasi yang digunakan user, berada dalam bentuk paket (packet) bergerak turun melalui layer-layer OSI dari Aplication Layer (L7) menuju Physical Layer (L1). Dalam pergerakannya melalui layer-layer, paket-paket data di-encapsulasi (ditambahkan informasi tambahan berupa header), tanpa mengubah isi data. Saat mencapai Physical Layer, data siap untuk ditransmisikan melalui media transmisi. Pada saat akan ditransmisikan, data bisa berupa sinyal analog atau digital, dalam bentuk elektrik, cahaya atau gelombang radio. Kemudian data ditransmisikan ke device tujuan.

Di sistem penerima, data bergerak sebaliknya, naik dari Physical Layer (L1) menuju Aplication Layer (L7). Dalam pergerakannya melalui layer-layer, paket-paket data di-deencapsulasi (menghilangkan header), tentunya tanpa mengubah isi data. Setelah mencapai Aplication Layer, data siap digunakan oleh user lain yang berada pada device penerima. Berikut contoh diagram aliran data dari pengirim (sender) kepada penerima (receiver) pada jaringan.

»»  READMORE...

15 Januari 2009

Memulai pemrograman J2ME

Sebelum memulai pemrograman J2ME ada dua software utama yang harus kita install ke komputer, yaitu software J2SE SDK dan software J2ME Wireless Toolkit. Kedua software ini dapat didownload secara gratis di website Java Sun Microsystem (disini). Silakan cari dan download versi terbaru dari sofware tersebut. Pada saat menulis tulisan ini, saya menggunakan Java (TM) SE Runtime Environment dan Java (TM) Wireless Tollkit version 2.5.2. Berikut penjelasan singkat mengenai kegunaan software-software tersebut.

J2SE SDK. Mengapa J2SE SDK? J2SE SDK menyediakan suatu platform pada komputer yang dibutuhkan agar program java dapat berjalan pada komputer. Platform J2SE dipilih karena merupakan edisi Java 2 yang paling lengkap, sehingga nantinya platform yang dibangun dapat digunakan untuk semua edisi Java 2 (J2SE, J2EE dan J2ME). Nama SDK (Software Development Kit) merupakan seri baru untuk Development Kit pada Java 2. Sebelumnya pada Java 1, disebut JDK (Java Development Kit). Software Wireless Toolkit yang akan kita install selanjutnya juga berjalan di atas platform Java, sehingga jika J2SE SDK ini belum terinstall, maka Wireless Toolkit tidak akan bisa dijalankan.

Alasan kedua menginstall J2SE SDK adalah untuk menyediakan kompiler bagi program java. Seperti halnya bahasa pemrograman yang lain, bahasa Java (J2ME) memiliki suatu kompiler tersendiri yang berfungsi untuk melakukan kompilasi terhadap objek atau aplikasi yang kita bangun dan J2SE SDK menyediakan kompiler tersebut.

J2ME Wireless Toolkit. Software wireless toolkit adalah suatu software emulator handphone yang berisi sekumpulan alat bantu yang digunakan untuk membangun dan mensimulasikan jalannya aplikasi-aplikasi J2ME di komputer. Wireless Toolkit akan membangun suatu aplikasi handphone berupa file JAD atau JAR, berdasarkan source code java yang telah kita buat pada software text editor. Selain itu software ini sangat membantu untuk melihat hasil aplikasi yang kita bangun sebelum menjalankannya di handphone.

*Sun Java (TM) Wireless Toolkit for CLDC version 2.5.2; **Emulator phone

Selain kedua software di atas, ada beberapa software lain yang bisa digunakan untuk mempermudah pemrograman J2ME. Salah satunya adalah Netbeans. Software Netbeans berfungsi seperti layaknya text editor, bisa digunakan untuk membuat source code dalam bahasa Java dan kemudian mengcompilenya. Salah satu kemudahan yang dimilikinya adalah adanya sistem penjabaran class dan objek yang terstruktur dengan baik dan rapi, sehingga kita bisa melacak suatu class dan objek pada program dengan mudah. Pada Netbeans, kita juga dapat dengan mudah membuat fitur user interface pada perangkat aplikasi J2ME, seperti form, textbox, dsb. Software Netbeans ini juga dapat didownload dari web Java Sun Microsystem (disini).

Selamat mencoba !! :)
»»  READMORE...

14 Januari 2009

Sekilas Java dan J2ME

Sejarah Java. Java adalah bahasa pemrograman yang disusun oleh James Gosling yang dibantu oleh rekan-rekannya Patrick Naugton, Chris Warth, Ed Frank, dan Mike Sheridan di suatu perusahaan perangkat lunak yang bernama Sun Microsystem, pada tahun 1991. Bahasa pemrogramaman ini mula-mula diinisialisasi dengan nama "Oak", namun pada tahun 1995 diganti namanya menjadi "Java".

Alasan utama pembentukan bahasa Java adalah untuk membuat aplikasi-aplikasi yang dapat dijalankan pada berbagai macam platform dari berbagai perangkat elektronik, seperti komputer, mobile phone, remote, dsb. Itulah mengapa dalam pemrograman Java dikenal istilah "write once, run everywhere", yang berarti kode program hanya ditulis sekali, namun dapat dijalankan di bawah platform manapun, tanpa harus melakukan perubahan kode program.

Seperti bahasa pemrograman lainnya, Java pun memiliki suatu kompiler yang disebut dengan javac atau Java Compiler. Java Compiler akan mentransformasikan kode-kode dalam bahasa Java ke dalam suatu bytecode yang kemudian dapat dieksekusi melalui sebuah mesin komputer abstrak yang disebut dengan JVM (Java Virtual Machine).

Pada awal rilisnya, versi Java 1.0 disebut dengan JDK (Java Development Kit). Dalam JDK, semua kebutuhan untuk pengembangan program dan eksekusi program masih tergabung menjadi satu. Hal ini berlaku sampai versi Java 1.1. Namun sekarang, pada Java 2, Sun Microsystems menamainya dengan JSDK (Java Software Development Kit). Dalam hal ini kebutuhan untuk pengembangan program dipisahkan dengan kebutuhan eksekusi. Bagian software yang digunakan untuk kebutuhan eksekusi program disebut dengan JRE (Java Runtime Environtment).

Pada Java 2, Sun Microsystems mengeluarkan tiga buah edisi yang memiliki kegunaan yang berbeda-beda, yaitu:
  • Java 2 Standard Edition (J2SE), digunakan untuk mengembangkan aplikasi-aplikasi desktop dan aplet (aplikasi Java yang dapat dijalankan di dalam browser web).
  • Java 2 Enterprise Edition (J2EE), merupakan bagian dari J2SE, digunakan untuk mengembangkan aplikasi-aplikasi berskala besar (enterprise), seperti aplikasi server, aplikasi web, dan teknologi lain seperti CORBA dan XML.
  • Java 2 Micro Edition (J2ME), merupakan bagian dari J2SE, digunakan untuk mengembangkan aplikasi-aplikasi di dalam perangkat-perangkat kecil, dengan memori terbatas, display terbatas dan pemrosesan yang terbatas, yang tidak memungkinkan untuk mendukung implementasi J2SE secara penuh.
*Platform Java 2: J2SE, J2EE dan J2ME

Sekilas J2ME. J2ME merupakan sebuah versi yang direduksi dari Java API dan Java Virtual Machine (JVM) yang didesain untuk dapat dioperasikan dalam komputer dan mikrokomputer. J2ME diarahkan untuk diaplikasikan pada piranti komputasi kecil seperti handphone, PDA, smartphone, dll. Untuk mendukung berbagai macam piranti ini, J2ME memiliki konfigurasi dan profil yang mendefinisikan kelas Java API yang dapat digunakan oleh aplikasi. J2ME sendiri pada dasarnya terdiri dari tiga buah bagian, yaitu konfigurasi, profil dan paket-paket opsional.

Konfigurasi merupakan bagian yang berisi JVM dan beberapa library kelas lainnya. Hanya ada dua macam konfigurasi yang disediakan oleh Sun Microsystem, yaitu:
  • Connected Limited Device Configuration (CLDC), bersifat pribadi yaitu piranti yang kadang-kadang terhubung dengan jaringan. Konfigurasi ini banyak digunakan dalam aplikasi Java pada perangkat komunikasi mobile kita seperti handphone, PDA, dll.
  • Connected Device Configuration (CDC), bersifat terus-menerus yaitu piranti yang terus menerus terhubung dengan jaringan.
Profil merupakan bagian perluasan dari konfigurasi. Artinya, selain kumpulan kelas yang terdapat pada konfigurasi, terdapat juga kelas-kelas khusus yang didefinisikan di dalam profil. Dengan kata lain profil membantu menyediakan kelas-kelas yang tidak terdapat pada level konfigurasi. Salah satu profil yang sangat umum digunakan adalah profil MIDP (Mobile Information Device Profile) yang disediakan oleh Sun Microsystem.

Pembahasan lebih lanjut mengenai aplikasi Java yang akan dibangun pada tugas akhir saya adalah hanya akan berhubungan dengan pemrograman J2ME, yang akan digunakan untuk aplikasi pada perangkat handphone.
»»  READMORE...

Bahasa Java

Kenapa belajar Java? Hmm, pertanyaan bagus. Alasan pertama adalah karena bahasa Java bisa ringan, mudah, free dan bisa digunakan di platform manapun. Banyak aplikasi baik di HP, PDA atau komputer yang sering kita gunakan tanpa kita sadari, menggunakan bahasa Java. Di sisi lain masih sedikit orang2 di Indonesia yang memahami Java, jadi lapangan pekerjaan di bidang Java masih terbuka luas.

Alasan kedua, bahasa Java adalah salah satu bahasa daerah kita (Jawa), makanya kita harus melestarikannya (alasan bodoh ~**). Tapi alasan utamanya sih karena saya sekarang lagi nyusun Tugas Akhir tentang telekomunikasi mobile (HP) yang memiliki kemampuan context aware (location aware) yang implementasinya menggunakan aplikasi Java. Secara bahasa Java bukan mata kuliah wajib di kampus saya, makanya saya perlu belajar Java di luar kuliah. Klo kursus ($$$)nya mahal, klo buku2 textbook tidak bisa diajak diskusi, makanya saya berharap komunitas dunia maya bisa menjadi sumber inspirasi dan informasi buat saya. Jadi kakak2, teman2, mohon bantuannya ya. Hehehe.. :)

Trus? ... Hmm, alasan lain kenapa saya membuat blog ini adalah supaya nanti hal-hal mengenai Java terdokumentasi dengan rapi, tidak hanya tugas akhir saya saja, tapi juga program-program aplikasi Java yang menarik untuk dikerjakan dan dicoba2. Jadi klo ada kakak2, adek2 ato temen2 yang mau lihat2 ato baca2, mau tau lebih banyak silakan ke sini. Jangan khawatir, GRATIS kok :) .. Hehehehe
»»  READMORE...