Tampilkan postingan dengan label hemat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label hemat. Tampilkan semua postingan

12 Maret 2009

Tips Menghemat Listrik untuk Peralatan Rumah Tangga (2)

Ini lanjutannya, lebih menjurus ke peralatan rumah tangga yang digunakan oleh yang sudah berkeluarga :)).

KULKAS (LEMARI ES)
  • Lemari es yang sudah tua akan menurun efisiensinya sehingga boros listrik.
  • Pilih lemari es dengan kapasitas yang sesuai, dan isilah lemari es secukupnya.
  • Pastikan pintu lemari es tertutup rapat, agar dinginnya tidak keluar.
  • Atur suhu pendingin dalam posisi normal, karena semakin rendah suhu pendingin maka semakin memboroskan listrik.
  • Hindari memasukkan makanan/minuman yang masih panas dan jauhkan lemari es dari sumber panas.
MAGICJAR
  • Gunakan magicjar untuk menghangatkan nasi beberapa saat sebelum makan.
  • Hindari memanaskan nasi yang tinggal sedikit dalam waktu lama.
  • Masaklah nasi menggunakan kompor gas atau gunakan ricecooker.
  • Jika memungkinkan, hindari penggunaan magicjar.
MESIN CUCI
  • Gunakan mesin cuci dengan efektif dan efisien, sesuai kapasitas maksimalnya.
  • Gunakan fasilitas pengering jika mendesak, karena memboroskan listrik. Gunakan sinar matahari sebagai pengering alami.
POMPA AIR
  • Gunakan tangki penampungan air dan nyalakan pompa saat air dalam tangki sudah habis.
  • Akan lebih baik jika menggunakan sistem kontrol otomatis atau pelampung pemutus arus otomatis.
  • Hindari bolak-balik “menghidupkan-mematikan” mesin pompa, karena memboroskan listrik.
WATER HEATER
  • Setting temperatur maksimal 1200, pada suhu tsb air telah mendidih.
  • Pastikan isolasi pemanas tidak bocor, agar panas tidak terbuang ke udara.
  • Bersihkan secara berkala endapan dalam tabung dengan mengalirkan air, agar tidak menghambat panas.
PENDINGIN UDARA (AC)
  • Pilih daya PK yang sesuai kebutuhan/luas ruangan.
  • Pilih AC dengan watt kecil yang memiliki daya PK yang besar, atau EER (efficiency energy ratio) yang tinggi.
  • Tutup pintu dan jendela, jika AC digunakan.
  • Atur suhu dalam kondisi normal, semakin dingin semakin boros listrik.
  • Matikan AC jika tidak digunakan.
  • Bersihkan AC secara berkala.
BANGUNAN RUMAH/GEDUNG
  • Desain rumah/gedung dengan jendela dan ventilasi yang cukup agar sinar matahari dan udara segar mudah masuk, untuk mengurangi lampu dan pendingin ruangan di siang hari.
  • Tanam pepohonan sebagai pelindung panas dan penyejuk udara.
  • Bentuk plafon ruangan yang tinggi untuk mempermudah sirkulasi udara.
  • Buat cat dinding dengan warna yang cerah dan terang.
»»  READMORE...

Tips Menghemat Listrik untuk Peralatan Rumah Tangga (1)

Terkadang kita tidak sadar bahwa berbagai macam peralatan di sekitar kita menyerap daya listrik yang besar. Setidaknya cukup besar untuk membuat tagihan listrik kita setara dengan harga sebuah HP baru. Sesungguhnya menghemat listrik itu mudah, yang penting adalah kesadaran masing-masing orang akan perilaku hemat listrik. Salah satu caranya adalah gunakan peralatan yang hemat energi, gunakan peralatan secara tepat dan sesuai kebutuhan dan bila memungkinkan, gunakan listrik untuk kegiatan yang produktif sehingga dapat menambah penghasilan :). Berikut beberapa tips menghemat listrik untuk beberapa peralatan rumah tangga yang sering digunakan mahasiswa :).

KOMPUTER
  • Gunakan wallpaper warna hitam/gelap.
  • Hindari penggunaan screen saver yang terlalu lama, karena membuat layar monitor selalu aktif.
  • Atur power setting agar off secara otomatis, jika tidak digunakan untuk selang waktu tertentu.
  • Matikan komputer jika tidak digunakan.
LAMPU PENERANGAN
  • Gunakan “lampu hemat energi” (LHE).
  • Matikan lampu jika tidak digunakan.
  • Gunakan balast elektronik dan pasang kondensator untuk jenis lampu TL(neon).
  • Nyalakan saat benar-benar dibutuhkan, saat gelap atau butuh penerangan.
  • Bersihkan lampu & rumah lampu dari debu yang dapat mengurangi penerangan.
SETERIKA LISTRIK
  • Pilihlah seterika listrik yang menggunakan sistem pengatur panas otomatis.
  • Saat menyeterika, atur tingkat panas yang diperlukan sesuai bahan yang akan diseterika.
  • Hindari bolak-balik “mencabut-mencolokan” seterikaan ke sumber listrik.
  • Bersihkan bagian bawah seterikaan dari kerak, karena dapat menghambat panas.
  • Matikan (cabut) seterikaan jika tidak digunakan.
DISPENSER
  • Gunakan hanya untuk air panas, untuk air dingin gunakan kulkas karena pemakaian kulkas akan lebih efisien.
  • Jika memiliki pemanas air elektrik, lebih baik gunakan pemanas tersebut karena lebih efisien.
  • Matikan listrik dispenser jika tidak digunakan.
  • Sedapat mungkin gunakan tempat air yang tidak menggunakan listrik.
»»  READMORE...